Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

semburat pilu mata ibu -

semburat pilu nampak pada mata ibu menghelaku ke dalam pelukan rindu kujaga setiap detik meski aromanya sembilu seiring waktu yang terus berlalu kala suka, kubasuh pilu mata ibu agar aku ingat di dunia hanya bertemu kala duka, kubasuh pilu mata ibu sebagai penutup luka di kala sendu sesungguhnya semburat pilu mata ibu, ialah landasan cakrawala hidupku 06 jan 2022

ungkapan -

telah datang, pada sepertiga malam yang agung seorang hamba terpaku dalam sujudnya mencapai titik terendah pada tuhan-Nya menetes airmata untuk kesekian kalinya kepada perkara yang duka bersimpuh duduk dalam keheningan lantas menengadahkan kedua telapak tangan  mengukur seberapa dekat ia dengan tuhan lantunan permohonan doa menyeruak di langit bulan baginya tuk menggapai secercah kehidupan demikianlah tugas seorang hamba, tuk mencegah dari terbelenggunya dunia dari hamba yang berdusta  pada tuhan yang maha perkasa 29 des 2021

pengakuan -

aku ingin menyampaikan suatu hal  tentang waktu yang terlanjur pergi dan tak dapat terulang kembali mungkin, bagimu tak sekadar dari burung yang berkicau mengacuhkanku untuk kesekian kali aku paham dengan sikapmu yang begitu semata mata hanya untuk menyadarkanku dari kebencian dan kekecewaan yang tak berkesudahan  namun, tetap saja akulah yang paling egois dalam rangkaian peristiwa ini di butakan oleh perapian cinta lantas hilang begitu saja, perihal luka yang menganga bersemayam di atas lantai pualam kumohon sekali lagi, izinkanlah aku untuk memperbaikinya merajut luka dengan kasih cinta membuka lembaran baru yang masih tersisa kepada tuhan yang menentukan nasib para hambanya 07 nov 2021 

kau, aku, setahun lalu -

ini kisah yang menyebalkan; melalui pertemuan yang tak diharapkan beradu dalam keraguan dikala semua yang telah runyam sejak saat itu, bayangmu slalu beterbangan didalam kamarku mencoba membuka peluang untuk kedua kalinya namun, ku bersikeras untuk mengacuhkanmu mengangguk pergi tanpa ragu dibalik pintu kamarku pada waktu itu 27 okt 2021

sajak hari ini -

tepat hari ini; kusempatkan untuk membuka ruang penahanan atas rinduku padamu... tak dapat kutahan terlebih lama  lagi, aku ingin bersamamu..... dorongan rindu memberiku keberanian  untuk bertemu bahkan semesta pun menyutujuinya diantara hujan dan kerinduan perlahan... ku berjumpa denganmu lagi, dan.. ingin bersamamu, untuk seterusnya 21 okt 2021

tahun baru -

reriuhan malam tahun baru menghadirkan senyuman hangat, dan pelukan sesaat - 01 jan 2022

ular tangga -

dikala semua yang telah berubah menjadi suatu kenangan indah bagi kami di masa kecil menuntut untuk tetap bermain; yang tak kenal waktu dari hangatnya mentari sampai berubahnya sunyi lagi, dan lagi .... - 20 okt 2021

dilema -

aku menyerah pada sebuah pengharapan ia berusaha untuk berpaling dariku ketika hubungan telah usai.... ketidakberdayaan membawaku pada sebuah tali pengait kebodohan - 12, okt 2021

sepucuk surat -

berlabuh dikala senja  menyatukan semua potongan - potongan rindu pada kehidupan yang teramat sendu tak dapat dipungkiri, bahwa aku sangat merindukanmu hari ini, esok    ,       dan ..... waktu yang akan berlalu barangkali aku dapat bertemu untuk menyelesaikan kisah tentangmu,.. pada sepucuk surat semu - 12, okt 2021

hamba berdikte -

sampai pada akhir tujuan ia berharap,.. dialog dengannya telah usai bait bait yang berdentum tak kunjung didengar membuat hati  menjauh pergi dan, bersarang sunyi - 15, okt 2021