Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

wahai kekasih

sesekali hatiku terketuk merindukanmu bergeming pelan menuju selasar rumahmu malam ini hujan begitu lekat angin membawaku ke sebuah cangkir kopi bayangmu seketika memenuhi isi pikiranku menari nari dengan lantang wahai kekasih,  rembulan mengiranya aku sedang berangan nampaknya kini aku tengah disergap kesepian kesiur angin menghela desiran ombak menjadi pelengkap sebagai penawar atas rinduku kepadamu